Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
![]() |
| Sejarah Pengertian Unsur Struktur dan Jenis Puisi Lama dan Baru |
Jika di artikel sebelum-sebelumnya saya menjelaskan beberapa tips tentang perasaan, namun pada kesempatan kali ini saya akan membagi sedikit informasi yang saya ketauhi tentang hal yang berkaitan tentang perasaan.
Jika berbicara tentang perasaan atau suatu hubungan, maka tak terlepas dari kata romantis atau puitis. Nah, satu hal yang memang berkaitan tentang romantis dan puitis adalah Puisi. Puisi biasa digunakan seseorang untuk mengungkapkan perasaan pada sang pujaannya. Melalui puisi juga, perasaan yang kita sampaikan akan terasa lebih manis dan terasa dalam maknanya.
Namun, tak semua orang bisa membuat puisi yang isinya bisa tersampaikan, karena selain pembuat puisi harus menguasai kaidah-kaidah bahasa, si pembuat pun harus menggunakan perasaan secara sungguh-sungguh dan tidak dibuat-buat, agar puisi tersebut lebih "kena" maknanya kehati si pembaca.
1. Sejarah Puisi Dunia dan Indonesia
Pada awalnya, puisi dibuat untuk mempermudah seseorang membantu menghafal kalimat lisan maupun nonlisan sejarah, dalam kebudayaan masyarakat kuno luar negri. Contohnya saja Karya Kuno dari Veda India (1700-1200 SM) dan Karya Kuno Zoroaster's Gatas (1200-900 SM) ke Odyssey (800-675 SM) yang muncul dalam bentuk catatan-catatan. Karena puisi juga pada awalnya muncul diantara Catatan-catatan awal kebudayaan yang melek huruf, dengan puitis fragmen-fragmen Monolite, Runestones, dan Stalae
Sedangkan puisi tertua adalah Epos Gilgames yang ditemukan pada tahun 3 SM di Sumeria ( Mesopotamia, Sekarang Irak). Puisi tertua tersebut ditulis dalam naskah kuno yang berbentuk baji yang terbuat dari tanah liat dan papirus. Puisi epik kuno yang pernah ditemukan adalah beberapa naskah di Kebudayaan Yunani Kuno, Illiad, Odyssey. Sedangkan beberapa naskah kuno terkenal yang berbentuk puisi adalah naskah India epos yaitu Mahabharata dan Ramayana; Old Iran Yaitu Gathic dan Yasta Avesta; dan epik Romawi Virgil Aeneid.
Dahulu, beberapa pemikir kuno membuat puisi khas sebagai bentuk pembeda antara puisi yang baik dan buruk. dari pembeda tersebut kemudian menghasilkan Studi estetika puisi yang dilakukan oleh masyarakat cina seperti Shi Jing, selain itu salah satu dari Lima Klasik Konfusianisme dikembangkan dengan karya puitis yang berbentuk ritual tentang pentingnya estetika.
Kemudian, baru-baru ini para pemikir menemukan metode yang bisa mencangkup perbedaan formal antara puisi, puisi cinta, dan rap.
Di Indonesia, Sejak lahirnya Kesustraan Indonesia modern (1920-Sekarang) selalu berkembang, hal ini membuat ragam sejarah sastra di Indonesia menjadi lebih baik dalam ragam prosa dan puisi. Sajak Puisi modern pertama yang pernah dibuat berjudul "Tanah Air" karya Muhammad Yamin, yang terdapat pada karya Jong Sumatra No.4 Tahun III pada April 1920.
2. Pengertian Puisi
Menurut bahasa, Puisi adalah Suatu bentuk karya sastra yang berasal dari hasil perasaan yang diungkapkan oleh penyair dengan menggunakan Irama, Rima, Bait, dan Penyusunan lirik yang berisi makna tertentu. Dalam puisi juga terdapat bentuk luapan emosi dan perasaan seorang penyair yang disampakan lewat imajinasinya melalui bahasa.
Sedangkan menurut para Ahli:
a. Herman Waluyo : Puisi adalah Karya Sastra Tertulis yang paling awal ditulis oleh Manusia.
b. Sumardi : Puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).
c. Thomas Carlye: Ungkapan Pikiran yang Bersifat Musikal.
d. James Reevas: Ekspersi Bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.
e. Pradopo: Rekaman dan Interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam wujud yang paling bekesan,
f. Herbert Spencer: Bentuk Pengucapan Gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan keindahan.
3. Unsur-unsur Puisi
a. Diksi adalah pemiilihan kata yang tepat dan selaras (penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga memperoleh efek tertentu.Bisa disebut diksi ini adalah kata-kata yang telah dipilih oleh penyair puisi untuk dimasukan kedalam puisi tersebut. karena puisi adalah suatu karya sastra yang mengungkapkan banyak hal, namun menggunakan sedikit kata.
b. Imaji adalah susunan kata yang akan mengungkapkan maksud dan makna suatu pengalaman dari penyair yang sesuai dengan pengalaman indrawinya.
c. Perwajahan Puisi adalah suatu bentuk kata dan pengaturan baris kata pada puisi.
d. Kata Konkret adalah sebuah kata yang memungkinkan mendatangkan sebuah imajinasi pikiran atau perasaan penyair melalui indra penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, perasaan, atau juga sentuhan.
e. Gaya Bahasa adalah Penggunaan suatu bahasa yang kemudian menimbulkan banyak makna.
f. Rima atau Irama adalah sebuah persamaan bunyi kata pada bait puisi yang terletak pada awal, tengah, dan akhir.
4. Struktur Puisi
a. Tema adalah Kandungan makna yang akan disampaikan oleh penyair dalam puisi yang berbentuk kata, nada, dan lain lain pada puisi.
b. Rasa adalah Suatu perasaan penyair yang bisa tersampaikan bahkan dirasakan oleh pendengar.
c. Nada adalah Penyampaian melalui pengucapan yang disampaikan sang penyair melalui puisinya tersebut. Nada ini harus tepat dan selaras dengan makna yang akan disampaikan.
d. Tujuan adalah amanat dan makna yang disampaikan oleh penyari dalam puisi tersebut.
5. Jenis-jenis Puisi
a. Puisi Lama, adalah puisi yang memiliki aturan atau terikat dalam beberapa hal, yaitu:
- Menggunakan kata pada 1 baris puisi, setiap baris terdiri dari beberapa kata.
- Menggunakan baris pada 1 bait, satu baris terdiri dari beberapa baris.
- Menggunakan Rima, misalkan aaaa, abab, dan aabb.
- Memiliki banyak suku kata.
b. Puisi Baru atau Modern, adalah puisi yang bebas dan tidak terikat oleh peraturan layaknya Puisi Lama.
Dan ada beberapa Jenis Puisi Modern (Klik Link Tersebut)
Atau Download Artikel di :
Artikel Ini Klik Download Disini
Atau Download Artikel di :
Artikel Ini Klik Download Disini
"--Jarak--
... dan Adam turun di hutan-hutan
mengabur dalam dongengan
dan kita tiba-tiba di sini
tengadah ke langit; kosong sepi”
-- Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni--
Kehidupan manusia pada masa ini
tak lepas dari sebuah hal yang bernama teknologi, segala sesuatu yang pada
zaman dahulu sulit dilakukan, sekarang sudah menjadi mudah. mulai dari hal mengirim
pesan yang saat ini sangat mudah dan sangat praktis, hanya dengan mengetikan
jari, kita dapat dengan mudah dan cepat mengirimkan pesan singkat kepada
seseorang yang kita tuju, berbeda dengan zaman dahulu, yang harus menunggu
beberapa hari untuk bisa mendapatkan atau mengirim sebuah pesan.
Semakin maraknya perkembangan
teknlogi dan internet memang sangat baik bagi perkembangan sebuah Negara, namun
disisi lain perkembangan ini juga bisa memicu berbagai macam hal-hal buruk
bahkan kebiasaaan buruk bagi penggunanya. Contohnya, saat ini modus penipuan,
penculikan, dan pembully-an tidak lagi dilakukan secara langsung, namun
beberapa oknum-oknum seringkali memanfaatkan internet dan jejaring social untuk
melancarkan tindakan jahat.
Bahkan, Karena Kemajuan Teknologi
juga mulai mempengaruhi cara berpikir kita terhadap dunia. Contohnya adalah
seperti berikut
1. Individualis, Hilangnya Kebiasaan Gotong Royong
![]() |
| Individu, dampak negatif globalisasi doc : google.com |
Orang zaman
dahulu, lebih sering dan suka jika melakukan segalanya bersama atau bisa kita
sebut dengan gotong royong. Namun sadar gak, kalo kebiasaan gotong royong ini
mulai tersisih kan, bahkan diwilayah desa sekalipun. Kemajuan teknologi dan adanya
internet menjadi penyebab hilangnya kebiasaan gotong royong dimasyarakat, sebab
orang-orang zaman sekarang, lebih mementingkan kepentingannya sendiri dengan
cara berbisnis dan berpolitik melalui media internet, sehingga tak jarang dari
mereka lebih banyak menghabiskan waktunya didepan gawai, ketimbang melakukan
komunikasi dengan tetangganya.
2. Lebih Suka Berkomunikasi Melalui Sosial Media, Ketimbang Mampir Kerumah Tetangga
![]() |
| sibuk sendiri, dampak negatif internet doc : google.com |
Adanya jejaring social
atau social media pun menjadi penyebab terkikisnya rasa kebersamaan dan
silaturahmi antarwarga, sadar gak sih? Kalo saat ini kita jarang liat warga
atau keluarga kita yang sengaja main kerumah tetangga walau hanya karena ingin
mampir semata, atau bahkan yang sangat disayangkan saat ini, ketika kita sudah
jarang sekali melihat perkumpulan para pemuda disetiap desa, yang ada hanyalah
perkumpulan pemuda di Grup WA wkwk
3. Mager, Malas Gerak.
![]() |
| malas gerak, dampak negatif kemajuan teknologi doc : google.com |
Segala menjadi
praktis dan mudah dengan kemajuan teknologi, bahkan untuk membeli barang pun,
kita hanya tinggal mengetuk layar gawai kita. Buruknya, dari segala yang
menjadi mudah dan praktis ini, kita jadi terbiasa dan malas untuk bergerak. kita
terbiasa dan sudah me-Mainset pikiran kita untuk tidak bersusah payah dalam
melakukan sesuatu, karena memang semua sudah tersedia dalam satu set aplikasi
di telepon genggam kita.
4. Mendadak Jadi Anak Rumahan
![]() |
| anak rumahan doc : google.com |
Kalo zaman
dahulu, anak-anak emang lebih sering main keluar, karena sumber kebahagian
mereka berasal dari permainan tradisional yang mereka mainkan bersama teman
mereka. Berbeda dengan saat ini, semuanya mendadak jadi anak rumahan,
penyebabnya Karena Teknologi saat ini sudah menyediakan sebuah permainan yang
bisa anak-anak mainkan di handphone
android mereka tanpa harus keluar
rumah.
5. Asal Bagi-Asal Posting, Asal Percaya
![]() |
| hoax, dampak negatif internet doc : google.com |
emang sih, pada dasarnya manusia
diperintahkan untuk saling berbagi satu sama lain, tapi sayangnya saat ini
sering kali beberapa oknum membagikan sebuah informasi yang tak diketauhi
kebenarannya alias asal bagi. Ini juga merupakan penyebab adanya kemajuan
teknologi, karena berita yang semakin cepat menyebar, maka dari itu tak jarang
pula kita sebagai masyarakat yang tak tahu akan berita tersebut menjadi mudah
percaya.
6. Ikut-ikutan, Hilangnya Jati Diri.
![]() |
| hilangnya jati diri, dampak negatif globalisasi doc : google.com |
Berita yang
menyebar juga menjadi penyebab dari hilangnya jati diri bangsa dan Negara,
kebanyakan dari kita lebih memilih gaya dan budaya-budaya tren orang barat dari
pada budaya sendiri, yang sangat disayangkan adalah apabila kita lebih
mencintai gaya dan budaya orang barat ketimbang mencintai budaya sendiri. Orang
luar dipuji, orang pribumi dicaci.
7. Jarang Kumpul Keluarga, Lebih Sering Kumpul Hangout Cari Foto Untuk Sosial Media
![]() |
| doc : google.com |
Sangat disayangkan
pula, kita terkadang lebih memilih meluangkan waktu untuk pergi bareng teman
dan cari tempat kece yang bisa kita upload, ketimbang kita meluangkan waktu
untuk berkumpul bareng keluarga.
8. Konsumtif, Beli Barang Karena Lagi Ngetren Bukan Karena Kegunaannya
![]() |
| Konsumtif, Asal Beli doc : google.com |
Dari kepopuleran
disebuah media social, tak jarang kita rela untuk membeli sebuah barang karena
kepopularan barang tersebut, padahal kita gak tau kegunaannya, yang terpenting
adalah punya barang tersebut dan mendapatkan banyak like karena kita mengira dengan punya barang tersebut kita bisa
menjadi artis dalam sekejap.
Walaupun banyak
menguntungkan kita, kemajuan teknologi dan internet juga ternyata banyak juga
memberikan dampak buruknya kepada penggunanya. Maka dari itu, Pemerintah
Republik Indonesia mengeluarkan sebuah Gerakan yang disebut dengan Gerakan
Nasional Revolusi Mental atau disingkat GNRM. Gerakan ini bertujuan untuk
mengubah paradikma, pemikiran, cara pandang, sikap, dan prilaku masyarakat yang
semakin tidak beraturan di Negara karena Kemajuan Teknologi. Gerakan ini juga
bertujuan memompa rasa Nasionalisme masyarakat untuk Mengacu kepada nilai-nilai
strategis instrumental yaitu Integritas,
Etos Kerja, dan Gotong Royong berdasarkan Pancasila.
| Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental #ayoberubah2017 #nitizenbandung doc : pribadi |
Proses Gerakan
Revolusi Mental inipun ditandai dengan adanya sosialisasi Kementrian
Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia,
disingkat Kemenkopmk, kepada para Pelajar dan Nitizen. Dari sosialisasi ini
Kemenkopmk menjelaskan bahwa perlu adanya kesadaran dari masyarakat atas
fenomena saat ini yang marak terjadi dengan Internet dan Media Sosial seperti
berita-berita Hoax, perlunya kesadaran ini juga untuk membangkitkan sikap optimistik
dalam menata masa depan Indonesia sebagai Negara yang besar, berprestasi,
produktif, dan berpotensi tinggi.
| Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental #ayoberubah2017 doc : pribadi |
Sosialisasi ini
juga dikhususkan untuk para pelajar yang sebagai mana kita ketauhi, para
pelajar merupakan generasi penerus kita, maka dari itu penting sekali
menanamkan kesadaran diri untuk mengubah mental yang selama ini terjajah oleh kepopuleran dunia barat dan kemajuan globalisasi . Dan para
nitizen yang bertugas menyebarkan berita serta menyeruakan gerakan ini melalui sosial
media secara langsung.
| Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental #ayoberubah2017 #nitizenbandung doc : pribadi |
dan dari Gerakan inilah terbentuk sebuah slogan #AyoBerubah2017 yang artinya masyarakat bangsa indonesia saat ini harus merubah kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut menjadi kebiasaan yang lebih produktif dan bermanfaat
![]() |
| Masa Pengenalan Lingkugan Sekolah / Masa Orientasi Siswa Doc:idntimes |
Tahun ajaran baru sudah tiba, banyak dari kita sebagai
pelajar telah mempersiapkan perangkat tempur untuk babak selanjutnya, khususnya
untuk kalian yang saat ini duduk dibangku kelas 7 SMP dan kelas 10 SMA ,
keberanian dan niat adalah modal utama pada babak ini, tujuannya agar nilai
rapot di akhir semester nanti tidak mengecewakan tentunya.
Hari pertama masuk sekolah adalah hari dimana kita mengenal
hal-hal baru, namun tak jarang dari kita merasa minder pada saat hari pertama
masuk sekolah ini, alasannya mungkin karena hal-hal baru tersebut. Terkadang memang
kita sebagai manusia, malas untuk bisa beradaptasi di lingkungan baru, tapi
pada nyatanya, hal baru itu lah yang harus kita hadapi.
Bicara tentang hari pertama masuk sekolah, hal-hal ini merupakan
hal yang mungkin kalian rasakan saat pertama kali masuk sekolah.
1. Merasa Asing dengan sekolah
Kita mulai dari hal yang paling wajar yaitu
perasaan asing pada sekolah baru, hal ini wajar karena dimanapun kita, jika
suatu tempat itu baru kita pijakan, perasaan asing pun tidak terhindarkan. Namun
perasaan ini lah yang akan kalian ingat saat kalian sudah lama menempati
sekolah tersebut.
2. Perasaan minder saat Memperkenalkan diri
Perkenalan juga merupakan hal yang akan
kalian temukan atau rasakan pada saat pertama kali masuk sekolah, entah itu
karena atas perintah guru atau kakak kelas. kebanyakan dari kita juga merasa
minder saat disuruh memperkenalkan diri, entah kenapa, tapi kenyataannya itu
lah yang harus kita lalui, karena jika tidak maka kakak kelas sudah siap menghukum
.
3. Suka kepada kakak kelas
Perasaan suka memang hal yang wajar, namun jika
perasaan tersebut hadir dan tertuju kepada kakak kelas, mungkin akan terasa hal
agak aneh dibenak kita, apalagi jika itu terjadi saat hari-hari pertama masuk
sekolah, Maka dari itu terkadang kita jarang menghiraukannya, dan Tak jarang
perasaan suka ini berujung kandas atau tak terbalas.
4. Takut untuk disuruh kedepan
Entah kenapa, mungkin karena memang kita
masih minder untuk maju kedepan dan menjadi fokus setiap orang pada saat sesi
pertanyaan, tubuh kita seakan tak ingin menjawab atau mengacungkan tangan,
padahal kita tahu jawaban dari pertanyaan tersebut. sebagai cara menghindar
untuk disuruh kedepan, Bahkan ada diantara kita juga yang berpura-pura berpikir
ataupun hanya diam saja.
5. Jaga image
Kebanyakan dari kita juga merasakan hal
yang sama, pada saat hari pertama masuk sekolah, kita akan bersikap biasa-biasa
saja dan menyembunyikan sifat asli kita, tujuannya mungkin karena kita tak
ingin menjadi pusat perhatian.
6. Takut salah
Perasaan takut ini pastinya menghinggapi
setiap siswa baru, pasalnya jika kita melakukan hal yang salah atau memalukan,
pasti akan diingat oleh setiap orang dilingkungan sekolah kita tersebut, dan akan
menjadi bahan bullyan bagi teman kita saat mereka sudah mengenal dekat dengan
kita.
7. Ingin melakukan yang terbaik
Sudah pasti setiap manusia akan melakukan hal
yang terbaik, apalagi pada saat kesan pertama masuk sekolah. Namun setiap siswa
memiliki cara sendiri dalam melakukan hal yang terbaik saat pertama masuk
sekolah, ada yang beranggapan dengan menjadi aktif akan membuat citra diri
membaik saat awal masuk sekolah, atau bahkan sampai ada yang berhati-hati dalam
melakukan tindakan atau pergerakan, karena takut salah dan takut menjadi bahan
tontonan. Namun Hal ini memiliki satu tujuan yaitukarena kita percaya bahwa
awal yang baik akan berakhir baik pula yak hehe.
Hal-hal diatas merupakan rangkuman dari berbagai perasaan,
yang mungkin kita rasakan pada saat pertama kali masuk sekolah, karena setiap
siswa baru pasti mempunyai pengalaman dan perasaan sendiri saat pertama kali
masuk sekolah.
Bicara tentang Bhineka Tunggal Ika, mungkin tidak asing bagi
kita semua. Ya, kita telah mendengar ini dan mungkin kebanyakan dari kita telah
mempelajari kata “Bhineka Tunggal Ika” sejak Sekolah Dasar dahulu. Bhineka
Tunggal Ika terdiri dari 3 Kata yaitu, “Bhineka”-“Tunggal”-dan “Ika” yang
berasal dari bahasa Sansekerta, dan memiliki arti Berbeda-beda Tetapi Tetap
Satu Jua. Sebagai yang sudah kita ketahui, Bhineka Tunggal Ika sendiri adalah Semboyan
Negara, mengapa ? karena ini memiliki makna yang sesuai dengan keadaan
di-Indonesia, yakni terdiri dari Berbagai Macam Pulau, Berbagai macam bahasa,
berbagai macam kebudayaan, agama, serta suku bangsa.
Dijadikannya Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara ini
karena istilah ini diyakini sebagai do’a dan tujuan yang diharapkan akan selalu
diingat oleh setiap warga Indonesia. Namun pada nyatanya, akhir-akhir ini kita
sering melihat keadaan Indonesia “seakan” terpecah belah karena suatu
perbedaan, contohnya Agama dan Suku.
Keadaan tersebut sungguh sangat memiriskan sekali, apalagi
bagi kita yang mencita-citakan bahwa bangsa Indonesia seharusnya hidup dalam
kedamaian dan saling menghormati satu sama lainya, walaupun terdapat banyak
perbedaan diantara masyarakatnya. Seakan bangsa ini lupa, pada zaman perjuangan
dahulu, pahlawan-pahlawan telah rela mati demi memperjuangkan persatuan
Indonesia seutuhnya. Tidakkah kita ingat bahwa pahlawan-pahlawan tersebut pun
memiliki banyak perbedaan sebagaimana kita saat ini, namun bedanya mereka
memiliki keyakinan yang kuat, dan yang terpenting mereka memiliki tujuan yang
sama yaitu, bersama berjuang demi mempersatukan bangsa Indonesia mulai dari
sabang sampai merauke, mulai dari barat sampai timur, mulai dari utara sampai
kebarat.
![]() |
| Bhineka Tunggal Ika Doc : Google.com |
Masyarakat saat ini seakan melupakan itu semua. Hanya demi
kepentingan pribadi, hanya demi kepentingan politik atau partai tersendiri,
mereka melupakan semboyan Negara ini, Bhineka Tunggal Ika. Sebagaimana yang
kita tahu bahwa selain Bhineka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara, ada pula
Pancasila sebagai Ideologi utama Bangsa Indonesia, Undang-Undang Dasar sebagai
landasan Konstitunsional Negara, dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
sebagai Bentuk Negara yang menjadi cita-cita bangsa ini sejak zaman penjajahan
dahulu.
Banyak mahasiswa atau Pelajar saat ini, yang lebih hafal
budaya Negara lain dari pada budaya sendiri. Mirisnya juga banyak pelajar
dimasa kini yang lebih hafal bahasa Negara lain ketimbang menghafal Pancasila,
Pembukaan UUD 1945, atau menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Dari masalah-masalah tersebut, akhirnya Majelis Permusyawaratan
Rakyat membuat banyak kegiatan, salah satunya Sosialisasi kemasyrakat mengenai
pentingnya Persatuan NKRI, yang mana kegiatan ini diharapkan bisa kembali
meningkatkan nasionalisme kita untuk mewujudkan Persatuan NKRI.
![]() |
| doc : Nitizen Gathering bersama MPR RI |
Kegiatan Sosialisasi ini terbagi menjadi beberapa bagian,
yang pertama adalah sosialisasi Gathering atau diskusi santai bersama Blogger,
kegiatan gathering ini sejak tahun 2016 lalu telah dilaksanakan dibeberapa kota
diindonesia, contohnya di Solo, Makassar, Palembang, Jogja, Jakarta, dan
baru-baru ini di kota Bandung. MPR RI menyadari bahwa pentingnya peran para
blogger dalam penyebaran informasi tentang pentingnya persatuan Indonesia,
khusunya di dunia internet dan dunia social media.
Selain melakukan beberapa gathering kepada masyarakat dan
blogger, setiap tahunnya MPR RI juga sering mengadakan lomba-lomba bagi para
pelajar di seluruh Indonesia. Contohnya saja lomba menggambar dan mewarnai bagi
para pelajar sekolah dasar, dan lomba cerdas cermat bagi pelajar sekolah
menengah atas.
Dari beberapa lomba tersebut, yang menarik adalah lomba
menggambar dan mewarnai, dimana ada salah satu peserta yang menggambar lambng Negara
Indonesia yaitu Burung Garuda. Uniknya burung garuda ini memiliki sayap yang
hampir patah, tetapi anak tersebut seperti merajutnya dengan benang. Ini membuat
kita sadar dengan keadaan yang saat ini terjadi, karena dari gambar tersebut
memiliki arti bahwa walau keadaan diindonesia memang sedang kritis, namun anak
ini dengan semangatnya ingin merajut kembali Indonesia agar bisa terbang bebas
dan kembali menjadi Negara yang satu dengan Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, UUD
1945, dan NKRI.













