setelah saya membahas atau menceritakan tentang kejayaan islam pada masa itu, sekarang saya akan menceritakan tentang masa-masa kemunduran islam menurut yang saya baca di sebuah artikel.
Sunatullah menyebutkan bahwa pergiliran kekuasaan di antara manusia adalah sebuah kemungkinan. “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) …” Namun pergilirian ini terjadi, selain atas izin Allah, juga bergulir sesuai dengan sunatullah yang lain; terpenuhinya prasyarat terjadinya pergeseran kekuasaan. Salah satu anasir kekuasaan/kejayaan adalah penguasaan sains dan teknologi.
Tatkala merebut Ankara Khalifah Harun Al Rasyid (786-809) dan ketika Khalifah Al Ma’mun (814-833) meraih kemenangan atas Kaisar Romawi Timur, Michel II, kedua pemimpin Islam itu tidak menuntut ganti rugi peperangan kecuali penyerahan manuskrip- manuskrip kuno. Di mesir pada abad ke-10, Khalifah Al Aziz memiliki perpustakaan dengan 1.600.000 buku dan 16.000 diantaranya tentang matematika.
Sunatullah menyebutkan bahwa pergiliran kekuasaan di antara manusia adalah sebuah kemungkinan. “Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) …” Namun pergilirian ini terjadi, selain atas izin Allah, juga bergulir sesuai dengan sunatullah yang lain; terpenuhinya prasyarat terjadinya pergeseran kekuasaan. Salah satu anasir kekuasaan/kejayaan adalah penguasaan sains dan teknologi.
Tatkala merebut Ankara Khalifah Harun Al Rasyid (786-809) dan ketika Khalifah Al Ma’mun (814-833) meraih kemenangan atas Kaisar Romawi Timur, Michel II, kedua pemimpin Islam itu tidak menuntut ganti rugi peperangan kecuali penyerahan manuskrip- manuskrip kuno. Di mesir pada abad ke-10, Khalifah Al Aziz memiliki perpustakaan dengan 1.600.000 buku dan 16.000 diantaranya tentang matematika.
Sejak kecil kita sudah mendengar berbagai cerita tentang siapa itu dajjal dan cerita-cerita tentang perjuangan Sang Rasulullah menumpas semua kejahatan dimuka bumi ini, kali ini saya akan menceritakan kembali kisah kemenangan islam dan memahami apa saja fitnah dajjal yang telah dilakukan sampai saat ini
Semenjak
diutusnya Muhammad bin Abdullah menjadi Nabi, Allah Subhaanahu wa ta’ala sudah
menvonis bahwa ummat beliau adalah ummat akhir zaman. Jadi pengertian akhir
zaman itu sudah sejak diutusnya Nabi Muhammad Sallallahu eAlaihi wa Sallam
(Saw) yang merupakan Nabi terakhir. Kenyataan bahwa kita adalah ummat akhir
zaman menunjukkan bahwa kita saat ini hidup di akhir zaman. Menurut hadits
shahih, masa akhir zaman ini terbagi menjadi lima. Pertama, masa kenabian, saat
Rasulullah masih hidup. Kedua, masa Khulafaur Rasyidin, mulai Abubakar, Umar,
Usman, dan Ali. Ketiga, masa raja-raja menggigit (maalikan ‘adhan), yaitu masa
setelah wafatnya Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu eAnhu sampai runtuhnya Daulah
Khilafah Utsmaniyah (1924). Keempat, masa maalikan jabariyan (penguasa
diktator). Kelima, masa kembalinya sistem khilafah.

















